
Bek tangguh Liverpool Virgil van Dijk menyebut Liverpool seperti layaknya keluarga hingga membuatnya berbeda dengan klub-klub lain yang pernah dibelanya.
Van Dijk gemilang bersama Liverpool dan membawa the Reds merajai Liga Champions musim lalu dan mereka hanya terpaut satu poin dari tangga juara Liga Primer 2018/19.
Pencapaian tersebut nyaris membawanya meraih trofi Ballon d'Or yang pada akhirnya digondol oleh superstar Barcelona Lionel Messi.
Dan bintang asal Belanda ini memuji kekompakan yang terjalin erat di skuad Liverpool.
"Kedekatan yang tercipta di Liverpool sungguh fenomenal," ujarnya.
"Menurut saya Liverpool adalah sebuah keluarga besar dan itu jadi alasan mengapa saya cocok berada di sini."
"James Milner pernah mengatakan hal yang sama dan dia pernah bermain untuk klub-klub besar seperti Manchester City, Newcastle United dan Aston Villa."
"Itulah alasan mengapa Liverpool istimewa bagi saya. Orang-orang di sini begitu rendah hati. Para legenda seperti Kenny Dalglish dan Ian Rush selalu bersama kami di pekan-pekan Eropa."
"Dalglish bahkan sering mengirimkan pesan setelah pertandingan dan terkadang kami berbincang."
"Ketika saya harus bertemu dengan keluarga setelah pertandingan, saya masuk ke ruangan direksi dan di sana selalu dipenuhi oleh mantan pemain-pemain top."
Van Dijk kemudian mengaku kecewa karena gagal mengangkat trofi Ballon d'Or.
"Saya sedkit kecewa. Saya mengambil keputusan untuk tetap datang ke acara dan pada akhirnya saya menikmati malam super," terangnya.
"Saya masih menganggap telah meraih prestasi besar karena berdiri bersama ikon-ikon sepakbola terbesar di dunia."
Van Dijk mengaku punya kesempatan berbincang pada Messi dan meski bintang asal Argentina itu kurang piawai berbicara bahasa Inggris dia memberikan pujian terhadap idola fans Liverpool itu.
"Saya berbicara dengan Messi, tidak lama karena dia tidak lancar berbahasa Inggris," lanjutnya.
"Tetapi momen itu sudah cukup untuk membuat saya sadar jika kami benar-benar saling menghormati."
تعليقات
إرسال تعليق